Penanganan Bencana Flores Jadi Prioritas, Pembangunan NTT Tetap Berjalan

ARAHAN. Gubenur NTT memberikan arahan kepada ASN lingkung Pemprov NTT pada apel pagi, Senin (31 Agustus 2026).

ARAHAN. Gubenur NTT memberikan arahan kepada ASN lingkung Pemprov NTT pada apel pagi, Senin (31 Agustus 2026).

KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) memastikan penanganan bencana di Flores menjadi salah satu prioritas utama, tanpa mengesampingkan pelaksanaan pembangunan di wilayah lain seperti Timor, Sumba, dan kabupaten kepulauan.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa membutuhkan solidaritas, gotong royong, serta kehadiran langsung para pemimpin di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Melki saat memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTT di halaman Kantor Gubernur NTT, Kupang, Senin (31/8/2026). Apel tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) NTT yang baru dilantik, Fransiskus Sales Sodo. 

MembacaPanduan Wisata

Dalam arahannya, Melki mengapresiasi kesiapsiagaan jajaran pemerintah daerah dalam menghadapi bencana. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat langkah penanganan agar proses pemulihan masyarakat terdampak dapat berjalan secara terukur dan tepat sasaran.

Menurut Melki, penanganan bencana tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, Pemprov NTT, pemerintah kabupaten/kota, ASN, masyarakat, serta warga NTT yang berada di perantauan.

“Saya percaya, dengan semangat gotong royong seluruh ASN Pemprov NTT, dengan gotong royong bersama dengan kabupaten-kabupaten se-Flores yang terdampak, dan juga dengan dukungan semua orang NTT, basudara semua di perantauan, pemulihan NTT khususnya di Flores ini akan kita buat lebih cepat,” ujar Melki.

Warga Butuh Kehadiran Pemimpin

Melki juga meminta para kepala daerah untuk turun langsung ke lokasi terdampak. Menurutnya, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat memiliki arti penting, terutama bagi warga yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

“Saya anjurkan semua kepala daerah pergi ke Flores untuk memberikan bantuan langsung di titik-titik lokasi terdampak, supaya bisa rasakan suasana dan kondisi di tengah masyarakat yang terdampak,” katanya.

Ia mengungkapkan, selama melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak, dirinya mendengar langsung harapan masyarakat. Warga, kata Melki, tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga ingin merasakan kehadiran pemerintah.

“Mereka punya bahasa yang membuat terenyuh, ‘Kami sudah biasa susah. Kami sudah biasa miskin, kami sudah biasa menderita. Tapi yang kami butuhkan kehadiran pemimpin. Kehadiran orang yang ingin melihat kita’,” ungkapnya.

Karena itu, Melki menilai solidaritas harus terus dibangun tanpa membuat seluruh aktivitas pemerintahan dan masyarakat berhenti. Kehidupan sehari-hari tetap harus berjalan normal, namun kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana harus terus ditunjukkan.

“Kita tidak boleh semuanya ikut berduka dengan cara yang sama. Tapi kita bisa ikut merasakan duka Flores dengan cara kita, aktivitas kita buat normal seperti biasa, tapi spiritnya dalam konteks semangat solidaritas Flores,” ujarnya.

Donasi ASN Capai Rp1,3 Miliar

Solidaritas tersebut juga ditunjukkan jajaran ASN Pemprov NTT. Melalui sejumlah kegiatan daerah, termasuk pameran pembangunan yang sekaligus menjadi ruang bagi pelaku UMKM dan penggalangan dana, berhasil dihimpun donasi sekitar Rp1,3 miliar. 

MembacaPanduan Wisata

Hampir separuh dari total bantuan tunai tersebut berasal dari kontribusi ASN dan pejabat di lingkungan Pemprov NTT.

Melki mengapresiasi kepedulian tersebut dan berharap semangat gotong royong terus dipertahankan selama proses pemulihan masyarakat terdampak bencana berlangsung.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden, Wakil Presiden, jajaran kementerian, serta pemerintah daerah yang telah bergerak dalam penanganan bencana di wilayah NTT.

Dukungan dari pemerintah daerah lain, termasuk Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB), juga mendapat apresiasi. Melki menyoroti langkah Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang turun langsung ke lokasi, menginap di posko, serta mengerahkan relawan dan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak.

Pembangunan Tetap Berjalan

Di tengah fokus pemulihan Flores, Pemprov NTT memastikan agenda pembangunan di wilayah lainnya tetap berjalan. Pemerintah provinsi berupaya menjaga agar penanganan bencana dan pembangunan daerah dapat dilaksanakan secara beriringan. 

MembacaPanduan Wisata

Wilayah Timor, Sumba, maupun kabupaten kepulauan tetap menjadi bagian dari perhatian pemerintah. Dengan demikian, pemulihan masyarakat terdampak bencana tidak menghambat program pembangunan yang telah direncanakan di daerah lain.

Melki mengatakan, koordinasi antarperangkat daerah menjadi penting agar seluruh agenda pemerintah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain persoalan bencana, Melki juga memperkenalkan Sekda NTT yang baru, Fransiskus Sales Sodo, yang dilantik pada 28 Agustus 2026. 

MembacaPanduan Wisata

Ia berharap kehadiran Sekda baru dapat memperkuat koordinasi birokrasi sekaligus mempercepat pelaksanaan program pembangunan di sisa tahun anggaran.

“Kehadirannya di Provinsi NTT saya berharap membantu kita semua untuk bisa mempercepat, mengakselerasi pembangunan di NTT. Dan saya berharap kita semua bersama-sama dengan semua pimpinan kepala dinas, kepala badan, kepala biro, kita pastikan bahwa pembangunan di NTT bisa lebih hebat lagi,” ujar Melki.

Fransiskus dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur, Wakil Gubernur, serta seluruh jajaran pimpinan perangkat daerah atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Pemprov NTT menegaskan penanganan bencana di Flores dan agenda pembangunan di Timor, Sumba, serta wilayah kepulauan akan terus dijalankan secara bersamaan. Pemerintah menargetkan seluruh program tersebut berlangsung secara optimal, terukur, dan berkeadilan demi mempercepat pemulihan sekaligus mendorong pembangunan NTT secara menyeluruh. (dek)

Sumber : https://timexkupang.fajar.co.id/2026/08/31/penanganan-bencana-flores-jadi-prioritas-pembangunan-ntt-tetap-berjalan/?page=all